Probolinggo, kabareprobolinggo.com-Memutuskan sebuah masalah tidak mudah untuk untuk di terima semua kalangan masyarakat setempat , sebuah polemik dalam pemerintahan selalu menjadi kebiasaan pro dan kontra dalam berpendapat,
Selasa 04 Januari 2022 masyarakat dan lembaga Swadaya Masyarakat Lumbung Informasi Rakyat atau (LIRA) Kota mendatangi Panlih kades Keramat Agung kecamatan Bantaran Kabupaten Probolinggo, untuk Audensi .
dalam kedatangannya Mereka meminta ke transparan panitia kepada bakal calon sebelum ada penetapan dari panitia .
Bambang Sekda Lira Kota Probolinggo meminta kepada Panlih agar lebih terbuka pada masyarakat dan bakal calon desa keramat Agung, tentang hasil tes ujian dan nilai juga terkait anggota panitia pemilih yang berijazah SD.
Hamisun selaku wakil bendahara panitia pemilihan Kapala Desa Kramatagung mengatakan "mulai dari awal panitia sangat transparan sekali mulai dari pemberkasan awal ,
karena ada undang -undang yang sudah mengaturnya, adapaun panitia dalam memutuskan sesuatu memakai klarifikasi dari instansi - instansi yang ada " ujarnya.
Sutam ketua panlih membenarkan bahwa pernah ada anggota Panlih yang awalnya berijazah SD tapi panitia dengan secepatnya melakukan pergantian panitia yang berijazah SD sebelumnya dan selanjutnya orang yang berijazah SD yang namanya panitia Engan menyebutnya pada panitia memundurkan diri secara tertulis
,Selanjut panitia mencari pengganti,
.ujarnya
Edin (Sholehudin) bakal calon yang tidak lolos verifikasi menanyakan keabsahan SK BPD yang di tandatangani Saniwar sebagai Camat Bantaran, mendengar namanya di sebut dalam audensi tersebut , Saniwar langsung meminta bukti sangkaan Bakal Calon yang tidak lolos Verifikasi ,dan dengan nada lesu Saniwar menjawab dan melihatnya "oh mangetahui..?" Ya tau..? . pungkasnya ( MH/Yud)

Post a Comment